Nama dari Narko

NAMA DARI NARKO

Kemarin di Facebook, saya melihat dua orang teman SDL III Pengadilan memasang fotonya. Mereka adalah Ais a.k.a Iskandar Muda Purwaamijaya, dan Budi a.k.a Setia Budi. Ais sekarang adalah Profesor di Uuniversitas Pendidikan Indonesia d/h IKIP Bandung, sering dipelesetkan Universitas Padahal Ikip, dalam bidang keilmuan Teknik Sipil. Setia Budi adalah driver, kurir pengantaran yang mempunyai mobil sendiri. Terbayanglah kenangan di SDL III Pengadilan waktu itu 1971-1976. Apalagi kita punya group Whats App SDL yang dipelopori oleh Bang Ijal a.k.a Torbangun Erde singkatan dari RIzal Damanik yang mempunyai passion terhadap tanaman Torbangun. Profesor juga dengan bidang keilmuan Peternakan atau  Kedokteran Hewan (tidak pasti). Terbayang Teman teman yang lain seperti Inne Safianada, Inne Indraningsih, Rika Kuswandari, Rika Ustari, Fajar Harijaya, Usman Alim, Helmi, Bambang Kusnaryono, Bambang Wijanarko, Don Ateng, Ade Santosa, Gusti Aria Wardana, Eri Prahmadiat, Dwiningrum, Detty Sastra, Erwan Heru (sekarang laksma di pus Jemen), Yola, Detty Sastra, Lia Muliawati, Rocky Christian (diAmrik), Iman Ramadlan, Imam Sudrajat,  Ika Aulia, Partin Daulay, Beni Ritonga, Ricki Ambardi, Soraya si Jago ngojay, Deasy Ferdiana sjago kasti. Masa indah itu seperti berputar kembali, beberapa nama telah mendahului, beberapa nama mempunyai kedudukan yang blik, beberapa nama sudah memasuki pensiun. Kenangan SD itu kami sering share di WhatsApp namun disana tidak ada Bambang Wijanarko (karena ga masuk group)

Bambang Wijanarko biasa dipanggil Narko adalah sahabat kecil saya. Sekarang beliau tinggal di Solo. Narko adalah sahabat saya sejak TKK, bahkan kami pernah satu rumah di Jalan Anggek 11 Kompleks IPB Sindang Barang 1. Waktu itu karena keterbatasan perumahan bagi dosen IPB maka keluarga Surkati dan keluarga Widadeng satu rumah. Baru setelah pa Urip pindah maka keluarga Surkati pindah ke Jl Nusa Indah no 12 yang sekarang ditempati oleh Rifkat Kameswara. Kembali ke Narko, sejak TKK kami berekolah di Mexindo Indonesia di dekat kantor IPB. kemudian satu SD tetapi SMP kita pisah, saya SMPN 1 sedangkan Narko SMPN 2. SMA bertemu lagi di SMAN 1 Bogor.

Hubungan saya dengan Narko sangat spesial, setiap hari kita berangkat sekolah bareng, setiap saat kita man bareng di rumah dikompleks, karena memang anak yang seumuran hanya ada 3 yaitu Saya, Mirad Fahri, Bambang Wijanarko atau Narko, dan Sasangka Adi atau Angka. Sebenarnya ada lagi yaitu Hengki Wibowo, namun dia sekolahnya mendahului umurnya, jadi seperti satu tingkat di atas. Narko lebih tinggi sedikit dari saya, lebih kurus, dan dulu pernah ikut klub Badminton sehingga main badmintonnya lebh baik. Narko sama sama dengan saya sebagai anak tertua keluarga. Dia punya adik 3 perempuan remua, sedangkan saya juga 3 yaitu 2 laki-laki dan 1 perempuan. Widowati Endah Pratiwi (almh), Widyastuti Anggraeni, dan Wirowati Dian Kusumaningrum. Sedangkan saya urutannya: Madia Syabardhan, Rifkat Kameswara dan Kania Paramita Hadiani. 

Nama. Inilah yang akan saya bahas kali ini. Yaitu Nama saya. Dari orang tua saya diberi nama Mirad Fahri, kanon katanya berasal dari peristiwa Mi'raj Nabi Muhammad tanggal 28 Rajab. sedangkan Fahri dari penggalan nama ibu saya yang diulang. Siti Syarifah....rifah-nya diulang menjadi rifah rifah rifahri fahri fahri. Jadilah Mirad Fahri. Dalam akte kelahiran ada tambahan nama Raden, artinya Rahadyan tau kebajikan. Sebagai anak tertua, di keluarga saya dipanggil Kaka, terus Madia menjadi De geung dari Ade Ageung, Rifkat manjadi De it atau Ade Alit, tapi Nia tétap Nia. Madia adalah penengah, Syabardhan dibabarkeun sasih Syawal sesudah ngarondha, Rifkat dari Syarifah Surkati, lahir hari Kamis dan diharapkan jadi Raja seperti Kameswhara. Kania waktu lahir katungkulan Nini Aki (Abidin n Siti Hafsoh), Paramita dew pengetahuan, Hadiani Hadiah bulan Juni. 

Entah dapat ide darimana, Narko, sahabat saya ini memanggil saya sebagai Midad Strolingjee Lumirta. Yach inilah nama pemberian Narko, saya abadikan sebagai nama wifi rumah saya dan blog saya ini. Penyebutan nama ini juga ada lagunya. Midad kemudian Strolingjee agak panjang kemudian ditutup dengan Lumirta yang disentak. Saya berupaya untuk membalas dengan memberi nama ke Narko tapi ga pernah berhasil. Nama ini yang tadinya untuk becandaan sekarang saya pakai sebagai nama saya alternativa. 

Terima kasih, Narko

Comments

Popular posts from this blog

Perjalanan

Pengalaman